Jurnal

Analisis Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Pada Usia Muda di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda
Andi Amalia Nefyanti, Muhammad Furqon, Abdillah Iskandar

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman


ANALISIS FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA
USIA MUDA DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA


Andi Amalia Nefyanti*, Muhammad Furqon**, Abdillah Iskandar***


*Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
**Bagian Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
***Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman


Email korespondensi: andi.amalia@yahoo.com


ABSTRAK


Latar Belakang:.Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia termasuk di Indonesia. Dahulu PJK hanya ditemukan pada penduduk berusia 45 tahun ke atas, namun saat ini PJK telah menyerang kaum muda. Oleh karena itu, identifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PJK usia muda dibutuhkan agar dapat melakukan usaha pencegahan.
Tujuan: Penelitian ini akan menganalisis hubungan antara faktor risiko obesitas, merokok, hipertensi, dislipidemia, diabetes melitus (DM), riwayat PJK dalam keluarga dengan kejadian PJK pada usia muda (≤45 tahun).
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 74 sampel yang terdiri dari 37 sampel kasus dan 37 sampel kontrol.
Sampel merupakan pasien rawat jalan pada RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda selama bulan Januari 2014. Data mengenai aktifitas merokok, riwayat DM dan riwayat PJK dalam keluarga dikumpulkan dengan wawancara. Tekanan darah, kadar kolesterol dan kadar gula darah dikumpulkan dari data rekam medis. IMT diukur menggunakan timbangan dan microtoise staturmeter.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa PJK usia muda paling banyak diderita oleh pasien berumur 38-45 tahun (75,7%), berjenis kelamin laki-laki (65%) dan bersuku Bugis (29,7 %). Dari hasil analisis data menggunakan chi-square ditemukan adanya hubungan antara faktor risiko merokok (p=0,009,OR=3,66), dislipidemia (p=0,008,OR=3,826), LDL≥130 (p=0,02,OR=3,056), riwayat PJK dalam keluarga (p=0,015,OR=3,434) dengan kejadian PJK pada usia muda. Tidak ditemukan hubungan antara faktor risiko obesitas, hipertensi, diabetes melitus dengan kejadian PJK pada usia muda (p>0,05).
Kesimpulan: Masyarakat perlu melakukan perilaku hidup sehat dengan tidak merokok, olahraga teratur, makan makanan sehat dan konsumsi kolesterol berimbang untuk mencegah terjadinya PJK pada usia muda.
Kata Kunci : Penyakit Jantung Koroner (PJK) Usia Muda, Faktor Risiko, Kasus Kontrol

Publikasi : Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman(2014)(11)

Kontak : andi.amalia@yahoo.com

Naskah Lengkap : Lisensi Terbuka (Format PDF)
Diakses : 1483 Kali