Jurnal

Gambaran Perilaku Orang Tua Dalam Penatalaksanaan Awal Diare Akut Pada Balita di Puskesmas Karang Asam Samarinda Tahun 2013
Anindhita Rara Chairani, Mona Zubaidah, Oswald L Simatupang

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman


GAMBARAN PERILAKU ORANG TUA DALAM PENATALAKSANAAN AWAL DIARE AKUT PADA BALITA DI PUSKESMAS KARANG ASAM SAMARINDA TAHUN 2013

Anindhita Rara Chairani, Mona Zubaidah, Oswald L Simatupang

Korespondensi : Anindhita Rara Chairani, Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, Jl. Kerayan, Kampus Gn. Kelua Samarinda 75119 Telp. (0541) 748581: 748449, E-mail: aninditarara@yahoo.com

 

ABSTRAK

Diare pada anak masih merupakan masalah kesehatan dengan angka kematian yang masih tinggi terutama pada anak umur 0 bulan - 5 tahun, dan hal ini memerlukan penanganan yang komprehensif dan rasional. Prinsip penatalaksanaan awal diare akut yang tepat adalah mengganti cairan tubuh yang hilang yaitu dengan memberikan cairan oralit secara oral dan tetap meneruskan pemberian makanan atau ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku orang tua dalam penatalaksanaan awal diare akut pada balita di Puskesmas Karang Asam Samarinda.

Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki balita usia 0 bulan - 5 tahun yang berkunjung di Puskesmas Karang Asam Samarinda. Sampel penelitian ini sebanyak 25 orang yang anaknya memiliki riwayat diare akut 3 bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang penatalaksanaan awal diare akut oleh sebagian besar responden cukup baik, yang belum mengetahui lebih jelas tentang suplemen zinc (40%). Sikap terhadap penatalaksanaan awal diare akut oleh sebagian besar responden sudah sesuai dengan buku saku petugas kesehatan lintas diare, akan tetapi masih ada responden yang ragu-ragu tentang perlunya suplemen zinc pada penanganan awal diare (56%). Tindakan terhadap penatalaksanaan awal diare akut oleh sebagian besar responden belum sesuai dengan buku saku petugas kesehatan lintas diare, hal ini diketahui dari sebagian besar tindakan responden, masih memberi minum air lebih banyak dari biasa (60%), pemberian oralit dengan cara mencampur gula dan garam dengan air putih masak dan diminum dengan cepat dari gelas (44%), tidak memberikan suplemen zinc pada saat anak diare (64%), dan dari riwayat penanganan awal diare, anak diberi oralit dan dibawa ke puskesmas serta diberi obat-obatan oleh dokter setelah 3-4 hari BAB cair (44%).

Kata Kunci : Diare, Pengetahuan, Sikap, Tindakan

Publikasi : Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman(2014)(11)

Kontak : aninditarara@yahoo.com

Naskah Lengkap : Lisensi Terbuka (Format PDF)
Diakses : 1091 Kali