FK UNMUL Gelar Workshop NGS dalam Rangkaian APCMM 2026
Samarinda, 27 Juli 2026 – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Mulawarman resmi membuka rangkaian The 4th Asia Pacific Workshop and Conference on Molecular Medicine (APCMM) 2026 dengan menyelenggarakan workshop selama dua hari pada tanggal 27 hingga 28 Juli 2026 yang mengusung tema "The NGS Application for Detection of the SARS-CoV-2 Variants". Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian acara APCMM 2026, yang akan dilanjutkan dengan International Conference pada tanggal 29-30 Juli 2026 serta kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 31 Juli 2026 sebagai penutup rangkaian acara tersebut.
Workshop ini dihadiri oleh peserta dari berbagai negara yang memperoleh pembelajaran komprehensif secara langsung dari para pakar dan akademisi internasional. Materi yang disampaikan berfokus pada penerapan Next Generation Sequencing (NGS) dalam mendeteksi varian SARS-CoV-2, sekaligus memperkenalkan perkembangan terbaru di bidang biologi molekuler dan diagnostik genomik. Melalui perpaduan sesi pemaparan materi dan praktik langsung (hands-on workshop), peserta memperoleh pengalaman dalam setiap tahapan proses sequencing, mulai dari persiapan sampel hingga analisis data hasil sekuensing.
Pada hari pertama, Senin (27/7), kegiatan diawali dengan sesi pengenalan mengenai teknologi NGS serta gambaran umum terkait workshop tersebut. Setelah itu, peserta mengikuti berbagai praktik laboratorium yang meliputi cDNA Synthesis, PCR Tiling, Rapid Barcoding, Clean Up, Priming and Loading, hingga proses Sequencing menggunakan platform NGS. Seluruh rangkaian praktik dirancang agar peserta dapat memahami alur kerja sequencing secara sistematis dan aplikatif.
Memasuki hari kedua, Selasa (28/7), fokus workshop beralih pada pengolahan dan interpretasi data hasil sequencing. Peserta mempelajari analisis data menggunakan perangkat EPI2ME dan Nextclade, kemudian melanjutkan praktik analisis data Oxford Nanopore Technologies (ONT) untuk data short-read maupun RNA sequencing. Workshop ditutup dengan sesi tanya jawab (Q&A) yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendiskusikan berbagai tantangan dalam analisis data genomik bersama para narasumber.
Melalui workshop ini, FK UNMUL berharap peserta tidak hanya memahami konsep dasar teknologi NGS, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknik sequencing dan bioinformatika dalam mendukung penelitian maupun surveilans penyakit infeksi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kedokteran molekuler, khususnya dalam pemanfaatan teknologi genomik untuk mendukung perkembangan riset dan layanan kesehatan.
Workshop tersebut menjadi langkah awal yang memperkaya rangkaian APCMM 2026, sebelum memasuki agenda utama berupa konferensi internasional yang akan mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi untuk berbagi perkembangan terbaru di bidang kedokteran molekuler. Diharapkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi ilmiah serta mendorong inovasi penelitian yang memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan di kawasan Asia-Pasifik.