LABORATORIUM ILMU PENDIDIKAN KEDOKTERAN

a. Latar belakang

Berdasarkan Undang-Undang Pendidikan Kedokteran (UUPK) No. 20 tahun 2013 yang menyatakan bahwa dalam rangka penjaminan pencapaian kompetensi lulusan dokter diperlukan berbagai kelompok keilmuan, salah satunya adalah Ilmu Pendidikan Kedokteran. Pasal 17 ayat 1 menyatakan bahwa untuk pencapaian kompetensi lulusan, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi menjamin kelangsungan Dosen yang memiliki keilmuan biomedis, kedokteran klinis, bioetika/humaniora kesehatan, ilmu pendidikan kedokteran, serta kedokteran komunitas dan kesehatan masyarakat. Pada pasal 20 ayat 3 UU tersebut secara eksplisit menyebutkan bahwa dosen mengampu kelompok keilmuan biomedis, kedokteran klinis, bioetika/humaniora kesehatan, ilmu pendidikan kedokteran, serta kedokteran komunitas dan kesehatan masyarakat.Berdasarkan pasal di UUPK tersebut, maka kedudukan Ilmu Pendidikan Kedokteran di antara berbagai cabang ilmu kedokteran lainnya sudah jelas. 

Pada saat ini perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran semakin pesat. Hal ini tentunya perlu penyesuaian dalam kurikulum dan pendekatan belajar di FK yang sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran tersebut. Adanya laboratorium Ilmu Pendidikan Kedokteran diharapkan dapat membantu FK UNMUL mewujudkan sistem pendidikan sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran.

Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Universitas Mulawarman pasal 76, bahwa Laboratorium/Bengkel/Studio mempunyai tugas melakukan kegiatan dalam cabang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai penunjang pelaksanaan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Fakultas.Pendirian laboratorium Ilmu Pendidikan Kedokteran bertujuan untuk mengembangkan ilmu pendidikan kedokteran dan profesi kesehatan melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di FK UNMUL. Diharapkan dengan adanya laboratorium Ilmu Pendidikan Kedokteran dapat memberi kontribusi bagi pengembangan dan inovasi pendidikan di FK UNMUL. 

?


b. Kegiatan Lab IPK

Lab IPK akan melakukan Tridharma perguruan tinggi baik dalah kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Berikut rencana kegiatan lab. IPK untuk melakukan Tridharma pendidikan tinggi.

1. Kegiatan pendidikan 

Lab. Ilmu pendidikan kedokteran akan mengampu mata kuliah yang berkaitan dengan IPK yang berada pada blok-blok di program studi pendidikan dokter (PSPD) maupun maupun program studi pendidikan dokter gigi (PSPDG). Topik pembelajaran yang dapat diampu oleh dosen-dosen di lab. IPK pada blok 1 yaitu pengenalan pendidikan kedokteran.

2. Kegiatan Penelitian

Penelitian yang dapat dilakukan oleh dosen IPK antara lain:

a. Pada tingkat pendidikan pre klinik dapat dilakukan penelitian mengenai metode pembelajaran maupun assessment yang digunakan.

b. Pada tingkat pendidikan klinik dapat dilakukan penelitian mengenai metode pembelajaran dan assessment.

Hasil penelitian diharapkan mampu berkontribusi bagi pengembangan pendidikan FK UNMUL.

3. Kegiatan pengabdian masyarakat

Lab IPK akan turut serta dalam kegiatan pengabdian masyarakat, baik yang dilakukan oleh fakultas maupun yang diselenggarakan oleh lab IPK.

Visi

Misi