Pererat Sinergi Kampus dan Keluarga, FK Unmul Gelar Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru
SAMARINDA – Menyambut bergulirnya Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (FK Unmul) menyelenggarakan Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru pada Kamis (6/8/2026). Bertempat di Aula Keperawatan FK Unmul, kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk membangun fondasi komunikasi yang kuat antara pihak institusi pendidikan dengan keluarga mahasiswa.
Acara ini difokuskan sebagai wadah interaktif untuk menyamakan persepsi mengenai sistem pendidikan di rumpun ilmu kesehatan yang menuntut komitmen dan dedikasi tinggi. Dekan FK Unmul, Dr. dr. Nataniel Tandirogang, M.Si., beserta jajaran Wakil Dekan secara bergantian memaparkan berbagai kebijakan strategis. Pemaparan tersebut mencakup dinamika kurikulum akademik, transparansi pembiayaan, optimalisasi fasilitas, hingga dorongan agar mahasiswa aktif berorganisasi guna mengasah etika profesi dan kepemimpinan.
Mengingat FK Unmul menaungi program studi dengan beban akademik dan praktik klinis yang spesifik, penjelasan mendalam mengenai kultur belajar menjadi sorotan utama. Koordinator Program Studi Kedokteran, dr. Riries Choiru Pramulia Yudia, M.Kes., secara khusus memberikan arahan dan pesan mendalam kepada para wali mahasiswa yang hadir.
"Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu. Bismillah, kita perlu mengawal dengan sungguh-sungguh perjalanan pembelajaran putra-putri kita," ungkap dr. Riries.
Ia menekankan bahwa perjalanan untuk menjadi seorang dokter memakan waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, dukungan moral serta pendampingan langsung dari keluarga sangat dibutuhkan sejak hari pertama perkuliahan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, dr. Riries membagikan sejumlah langkah praktis kepada para orang tua. Salah satu yang paling krusial adalah imbauan untuk secara berkala memantau perkembangan akademik mahasiswa melalui portal Sistem Informasi Akademik (AIS).
"Nilai-nilai akan dimasukkan oleh prodi ke dalam AIS. Jika ada kondisi di mana nilai tersebut masih perlu ditingkatkan, support dari Bapak dan Ibu bisa langsung dilakukan sejak awal, sehingga proses pembelajarannya kedepan bisa lebih lancar," jelasnya.
Selain urusan akademik, padatnya aktivitas perkuliahan kedokteran juga menuntut manajemen ketahanan fisik yang prima. dr. Riries berpesan agar orang tua tidak ragu untuk rutin menghubungi anak-anak mereka, sekadar mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat di tengah kesibukan kampus.
"Mungkin bisa dilihat, sesekali ditelepon putra-putrinya untuk mengingatkan supaya makan dengan baik, jangan jajan yang bisa menyebabkan kondisi tidak sehat, dan pastikan mereka cukup istirahat dengan manajemen waktu yang baik. Harapannya, proses belajar sungguh-sungguh bisa dilakukan secara efektif dan efisien," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Program Studi Keperawatan, Ns. Solichin, S.Kp., M.Kep., juga turut memberikan pemahaman terkait kedisiplinan dan persiapan praktik di fasilitas pelayanan kesehatan yang akan dihadapi oleh mahasiswa keperawatan.
Antusiasme wali mahasiswa terlihat sangat tinggi saat sesi diskusi dibuka. Momen tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk menggali informasi terkait strategi pendampingan psikologis anak dan penyesuaian diri di lingkungan kampus. Melalui kolaborasi yang solid antara orang tua dan fakultas ini, FK Unmul optimis dapat terus mencetak lulusan tenaga kesehatan yang tangguh, profesional, dan beretika tinggi.